Cara Perawatan Harian Burung Trucukan Agar Cepat Gacor

 Assalamualaikum wr.wb.

  Selamat datang di halaman blog Suara Kicau Master yang membahas perihal dunia burung kicau.
Pembahasan kali ini kita akan sedikit mengulas tentang cara perawatan harian untuk burung trucukan, perawatan di sini di tujukan untuk mengondisikan burung supaya tetap sehat dan rajin berkicau bukan untuk rawatan lomba karena untuk rawatan lomba memerlukan settingan khusus pada burung trucukan.

Burung trucukan sendiri memiliki banyak sekali penghobi baik tua maupun muda, ini di karenakan burung ini merupakan burung sejuta umat lintas generasi.
Banyak sekali yang memelihara burung ini untuk di jadikan klangenan di rumah, di samping harganya yang relatif terjangkau burung ini juga memiliki suara yang sangat bagus dengan ciri khas ropelan yang mirip-mirip dengan burung cucak rowo.

Di pasaran sendiri harga burung trucukan bahan ombyokan sekitar 25 ribu sampai dengan 50 ribu rupiah tergantung daerah masing-masing. Sedangkan untuk harga burung trucukan yang sudah jadi relatif lebih mahal bisa ratusan ribu tergantung hasil kesepakatan antara pihak pembeli dan penjual.
Karena Untuk harga trucukan yang sudah jadi tidak ada harga pastinya.


Trucukan garuda



PERAWATAN HARIAN TRUCUKAN AGAR CEPAT GACOR


1) Pakan Burung Trucukan

  Faktor pertama yang mempengaruhi kesehatan burung adalah pakan, burung trucukan di alam liar merupakan pemakan buah dan serangga kecil, jadi ketika kita memelihara burung ini setiap hari harus memberikan buah-buahan dan serangga kecil berupa ulat hongkong, ulat kandang ataupun jangkrik.
Selain buah-buahan kita juga bisa melatih burung trucukan untuk makan voer yaitu dengan cara mencampurkan voer pada buah pisang.
Walaupun burung sudah makan voer, kita juga tetap harus memberikan buah-buahan segar supaya nutrisi yang di perlukan oleh burung tetap terpenuhi dengan baik.
Usahakan untuk takaran pemberian voer di berikan secukupnya kira-kira dalam sehari sudah habis.
Jangan memberikan voer terlalu banyak karena kalau tidak habis akan berjamur dan berakibat pada kesehatan burung.
Begitu pula untuk buah-buahan kita harus mengganti setiap hari dengan buah yang segar.



2) Pengembunan

  Pengembunan ini bisa kita lakukan ketika pagi hari yaitu subuh, ini di perlukan supaya burung trucukan terbiasa untuk bangun pagi dan merangsang burung untuk cepat gacor.
Ini sangat di perlukan sekali untuk burung bahan ataupun burung muda. Pengembunan juga dapat melatih pernafasan trucukan karena di pagi hari udara relatif masih segar dan belum tercemar. 



3) Pemandian

  Langkah selanjutnya setelah melakukan pengembunan adalah pemandian.
Kita bisa memandikan burung trucukan sekitar pukul 07.00 supaya burung segar dan membersihkan bulu-bulunya.
Pemandian pada pagi hari juga dapat meingkatkan birahi burung supaya rajin ropel.
Setelah burung trucukan di mandikan jangan lupa untuk membersihkan kotoran burung, jangan biarkan kotoran menumpuk karena akan menyebabkan berkembangnya jamur dan virus.



4) Penjemuran

  Faktor berikutnya yang tidak kalah penting yaitu faktor penjemuran trucukan di bawah sinar matahari langsung.
Penjemuran sendiri yang paling bagus yaitu pada pukul 07.00 sampai dengan pukul 10.00 karena di rentang waktu tersebut matahari belum mengeluarkan sinar ultraviolet sehingga bagus untuk menjaga imunitas burung trucukan.
Untuk lama penjemuran sendiri cukup 1 jam di bawah sinar matahari setelah itu bisa di angin-anginkan.



5) Pemberian extra fooding (EF)

  Extra fooding di sini meliputi jangkrik, kroto, ulat hongkong maupun ulat kandang. Pemberian extra fooding biasa di berikan pada burung kicauan untuk mendongkrak birahi burung supaya cepat gacor karena di alam liar sendiri burung trucukan juga memakan serangga kecil.
Untuk pemberiannya sendiri kita bisa memberikan jangkrik setiap hari yaitu pagi 3 dan sore 3, dan untuk kroto bisa kita berikan seminggu sekali.
Untuk burung trucukan yang tidak suka dengan jangkrik bisa di ganti dengan ulat kandang sebanyak satu sendok teh pada pagi dan sore .

Untuk ulat hongkong bisa kita berikan 3 hari sekali cukup 2 ekor karena sifatnya yang panas jangan di berikan banyak-banyak karena dapat mengakibatkan rontok bulu ataupun over birahi yang dapat mengakibatkan trucukan mencabuti bulu-bulunya.
Pemberian ulat hongkong sendiri kita pilih yang sudah ganti kulit yaitu yang masih berwarna putih, pemilihan ini di perlukan karena ulat hongkong yang berwarna coklat memiliki tekstur kulit yang keras sehingga burung akan kesulitan dalam mencerna.



6) VITAMIN ATAU SUPLEMEN

  Pemberian vitamin atau suplemen di sini di perlukan untuk menjaga tingkat kebugaran dan stamina burung, di sini saya tidak akan membahas jenis vitamin apa yang paling bagus karena pada hakekatnya fungsinya sama saja.
Pemberian vitamin di sini tidak perlu d berikan setiap hari cukup di berikan seminggu sekali.
Untuk yang alami kita bisa memberikan madu pada trucukan kesayangan kita, yaitu dengan cara mengoleskan madu pada buah pisang yang sudah di sayat supaya madu mudah meresap ke dalam.


  Itu tadi adalah sekilas tentang pola perawatan harian burung trucukan, semoga sedikit informasi ini dapat bermanfaat dan membantu teman-teman penghobi burung trucukan dalam mencari referensi perawatan.

Salam ropel mania...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Membedakan Cucak Keling Jantan dan Betina Secara Akurat

Mitos Burung Tekukur atau Derkuku Pada Masyarakat Jawa