Mitos Burung Perkutut Jawa Yang Penuh Mistis

Assalamualaikum wr.wb

  Selamat datang di halaman blog Suara Kicau Master yang membahas tentang dunia burung kicau. Kali ini kita akan membahas tentang burung perkutut lokal alam yang banyak di pelihara oleh laki-laki jawa karena di percaya memiliki yoni atau tuah tertentu.
Perkutut merupakan burung lokal yang bisa kita temukan dengan mudah di Indonesia. Meskipun bukan jenis burung kicau, nyatanya masih banyak masyarakat yang tertarik untuk memelihara perkutut. Selain harganya tidak terlalu mahal, perkutut lokal juga memiliki warna bulu yang cukup eksotis.

Perkutut Pendaringan kebak
Sumber: Majalahlovebird.net


Di balik popularitasnya sebagai burung favorit untuk dipelihara, ternyata ada sejumlah mitos burung perkutut yang tersebar luas di masyarakat terutama untuk perkutut lokal alam. Suara Kicau Master mencoba mengulas satu persatu tentang mitos burung perkutut lokal. Ada yang percaya bahwa burung ini bisa menjadi sarana untuk pesugihan, ada pula yang percaya bahwa beberapa jenis perkutut dapat mendatangkan kesialan bagi pemiliknya, ada juga yang mempercayai bahwa burung perkutut juga dapat mendatangkan keberuntungan ataupun sarana tolak bala.

Mitos tentang burung perkutut sebagai hewan pembawa keberuntungan memang belum bisa dibuktikan kebenarannya. Namun, ada sebagian orang yang percaya jika perkutut lokal yang “cocok” dengan majikannya dapat mendatangkan keberuntungan.

Apa saja keberuntungan yang bisa diperoleh ketika kita memelihara perkutut lokal? Keberuntungan tersebut dapat berbentuk kebahagiaan, kesehatan, kekayaan, dan penangkal ilmu hitam. Ciri-ciri perkutut lokal yang dapat membawa keberuntungan bagi pemiliknya adalah si pemilik akan merasakan ketenangan batin ketika memelihara burung tersebut.
Adapun perkutut lokal yang membawa keberuntungan mempunyai ciri-ciri fisik atau di sebut juga "Katuranggan" tertentu, berikut ini beberapa jenis katuranggan Perkutut lokal yang di percaya membawa keberuntungan :


Perkutut Yang Mendatangkan Keberuntungan


1) Perkutut Hitam

Dari sekian banyak jenis perkutut, nampaknya perkutut hitam inilah yang paling umum dan banyak di cari oleh masyarakat. Perkutut hitam bisa dibilang “rajanya” perkutut. Masyarakat di Jawa menyebut burung ini dengan nama Kol Buntet.

Perkutut hitam sering dikaitkan dengan hal-hal gaib. Salah satu mitos mengenai perkutut hitam ini adalah orang yang memelihara burung ini dapat memiliki aura keberuntungan dan kewibawaan yang sangat kuat. Selain itu juga di percaya memiliki tuah sebagai penolak bala.

2) Perkutut Lurah

Salah satu jenis perkutut yang satu ini memiliki ciri bulu di dadanya berwarna putih dan bagian kalungnya memiliki corak lurik seperti kulit ular. Konon, perkutut lurah ini memiliki kewibawaan dan dihormati oleh jenis-jenis perkutut lainnya. Bahkan di alam liar banyak yang mempercayai bahwa perkutut lurah ini tidak mencari makan sendiri, melainkan “disuapi” makanan oleh jenis burung perkutut lainnya yang menjadi bawahannya.
Jenis perkutut ini termasuk langka karena tidak mudah untuk menemukannya, ini di karenakan perkutut lurah lebih senang hidup menyepi di tengah hutan yang jauh dari pemukiman ataupun aktifitas manusia.

 
Mitos burung Perkutut Lurah ini adalah dapat meningkatkan kewibawaan pemiliknya. Percaya atau tidak, orang yang memelihara perkutut lurah ini akan disegani oleh banyak orang. Selain itu, perkutut lurah dipercaya dapat mengundang rejeki bagi pemiliknya.

3) Perkutut Daringan Kebak

Satu lagi jenis perkutut dengan tampilan yang elok, yaitu Perkutut Daringan Kebak. Ciri-ciri dari burung yang satu ini adalah bulu garis-garis lurik pada lehernya menyambung yang nampak memenuhi seluruh bagian dadanya, katuranggan ini juga di sebut sebagai perkutut kalung tepung.

Bulu Perkutut Daringan Kebak yang membentuk garis yang tidak putus ini melambangkan rejeki yang tidak akan putus sampai tujuh turunan. Menurut Primbon Jawa, pasangan suami istri yang memelihara jenis perkutut ini akan dilimpahi dengan rejeki yang tak kunjung putus sampai tujuh keturunannya.

4) Perkutut Songgo Ratu

Pesona dan mitos burung Perkutut Songgo Ratu memang sangat menarik untuk dibahas. Terlebih burung ini memiliki tampilan yang unik di mana terdapat jambul di atas kepalanya yang nampak seperti sebuah mahkota. 
Untuk suara burung ini sebenarnya tidak ada bedanya dengan jenis perkutut lainnya.


Sebagian orang meyakini bahwa mitos Perkutut Songgo Ratu ini adalah untuk menolak bala atau santet. Di samping itu, burung perkutut ini juga dapat meningkatkan aura kewibawaan pemiliknya. Sama seperti Perkutut Lurah, jenis perkutut ini bahkan dianggap memiliki “kasta” yang lebih tinggi dibanding jenis perkutut lainnya.

5) Perkutut Putih

Di antara beragam jenis perkutut lokal alam, mungkin perkutut putih ini adalah jenis yang paling langka. Burung ini sebenarnya albino. Sekujur tubuhnya dipenuhi bulu berwarna putih sedangkan paruhnya berwarna kemerahan. Ada pula perkutut putih yang bola matanya berwarna merah. Jenis ini termasuk langka, maka tak heran jika harganya cukup tinggi di pasaran.

Mitos seputar perkutut putih adalah hewan ini adalah mendatangkan kekayaan bagi pemiliknya. Konon, pemiliknya akan berkelimpahan sampai hewan ini mati. Tak sampai di situ saja, beberapa orang percaya bahwa perkutut putih dapat memberikan “perlindungan” bagi pemiliknya dari hal-hal negatif.




Perkutut Yang Mendatangkan Kesialan

Selain mendatangkan keberuntungan, ternyata burung perkutut juga bisa membawa kesialan bagi pemiliknya. Mitos mengenai burung perkutut yang dapat mendatangkan kesialan ini dipercaya oleh sebagian orang. Ciri-ciri perkutut yang dapat membawa sial adalah terdapat cacat pada bulunya, suara kicauannya tidak karuan, dan sering berkicau pada tengah malam dengan gaya seperti orang mengigau.

Kesialan yang datang bisa berupa musibah pada diri sendiri atau rumah tangga, penyakit, kebangkrutan, dan masih banyak lagi. Apabila Anda memiliki perkutut dengan ciri-ciri yang dapat membawa kesialan sebaiknya jangan di pelihara.



Pesugihan Burung Perkutut

Burung perkutut sering dikaitkan dengan hal-hal yang bersifat ghaib. Selain diklaim sebagai hewan yang dapat mendatangkan keberuntungan sekaligus kesialan, burung perkutut juga bisa menjadi media untuk pesugihan. Nama pesugihan yang mengandalkan burung perkutut lokal adalah “Pesugihan Kutut Manggung”, yang artinya pesugihan tersebut berasal dari kicauan burung perkutut.



Menurut mitos yang beredar di masyarakat, pesugihan ini dapat melancarkan karir dan meningkatkan kekayaan. Setiap orang yang ingin menguasai ilmu pesugihan perkutut ini harus melakukan “pengorbanan” berupa tirakat dan proses yang cukup panjang. Selain itu, jenis perkutut yang biasa dipakai untuk pesugihan ini adalah perkutut yang memiliki jambul di kepalanya atau yang kita kenal dengan nama Perkutut Songgo Ratu.

Orang yang sudah menjalani ritual pesugihan burung perkutut ini akan semakin kaya jika burung peliharaannya sering berkicau. Bahkan, kekayaan yang diperoleh bisa berlipat-lipat ganda.

Terlepas benar atau tidaknya mitos mengenai pesugihan burung perkutut, pesugihan adalah jalan pintas meraih kekayaan yang dilarang di semua agama. Pesugihan adalah suatu tindakan musyrik karena menginginkan kekayaan tanpa kerja keras yang halal. Yang lebih menakutkan, pesugihan biasa meminta tumbal berupa nyawa pelaku atau orang terdekatnya.


Sejarah Burung Perkutut dan Prabu Brawijaya


  Selama ini perkutut dinilai sebagai hewan yang dekat dengan dunia gaib. Penilaian ini bukan tanpa alasan mengingat perkutut adalah hewan yang sangat dekat dengan Prabu Brawijaya.

 
Dikisahkan bahwa burung perkutut milik Prabu Brawijaya adalah jelmaan dari pangeran Kerajaan Padjajaran bernama Joko Mangu. Sang pangeran dikutuk menjadi burung perkutut karena niat jahat musuhnya. Namun, sebelum ia sempat dibunuh, ia melarikan diri ke Kerajaan Majapahit dan bertemu dengan Prabu Brawijaya.

Sejak saat itu, Joko Mangu dalam wujud perkutut menjadi dekat dengan Prabu Brawijaya. Si burung selalu ikut ke mana saja sang prabu pergi. Bahkan, burung perkutut tersebut membantu Prabu Brawijaya menyatukan raja-raja di Tanah Jawa.

  Itulah beberapa mitos mengenai burung perkutut lokal yang tersebar di masyarakat. Tulisan ini sedikit memberikan gambaran tentang berbagai mitos yang belum tentu benar adanya. Kita boleh percaya boleh juga tidak, semoga sekilas informasi ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan kita semua tentang burung perkutut lokal alam ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Membedakan Cucak Keling Jantan dan Betina Secara Akurat

Cara Perawatan Harian Burung Trucukan Agar Cepat Gacor

Mitos Burung Tekukur atau Derkuku Pada Masyarakat Jawa